Badai: Pulau Ajaib Prospero

Drama terkenal Shakespeare, The Tempest, diadaptasi untuk anak-anak. Bergabunglah dengan penyihir bijak Prospero dan putrinya Miranda di pulau ajaib mereka, di mana roh-roh menari, badai membawa rahasia, dan memaafkan terbukti lebih kuat dari sihir apa pun.

Asal Usul

The Tempest oleh William Shakespeare (1611) - Diadaptasi untuk anak-anak

Penulis

William Shakespeare, diadaptasi untuk pembaca muda

Moral

Memaafkan adalah sihir terbesar. Memegang kemarahan hanya membuat kita terjebak, tetapi ketika kita memilih untuk memaafkan, kita membebaskan diri kita sendiri. Prospero menemukan bahwa menjadi baik dan penyayang membutuhkan lebih banyak kekuatan daripada mencari balas dendam, dan membawa lebih banyak kebahagiaan.

  • memaafkan
  • belas kasih
  • keluarga
  • kebaikan
  • melepaskan

Aktivitas

  • 🎨
    Buat Tongkat Sihir Anda Sendiri

    Hias tongkat atau tabung karton dengan pita, glitter, dan bintang untuk membuat tongkat penyihir seperti milik Prospero. Sihir apa yang akan dilakukan tongkat Anda?

  • 💬
    Permainan Bentuk Ariel

    Ariel bisa berubah menjadi apa saja! Bergantian dengan teman berakting menjadi berbagai hal (angin, api, burung) sementara yang lain menebak apa Anda.

  • Surat Memaafkan

    Pikirkan saat seseorang membuat Anda kesal. Gambar atau tulis tentang bagaimana perasaan Anda, lalu gambar atau tulis tentang memaafkan mereka. Bagaimana perasaan hati Anda setelah itu?

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Siapa yang menulis The Tempest?

William Shakespeare menulis The Tempest sekitar tahun 1611. Ini adalah salah satu drama terakhir yang dia tulis, dan banyak orang berpikir ini adalah cara dia mengucapkan selamat tinggal pada teater dan sihir.

Apakah Ariel laki-laki atau perempuan?

Ariel adalah roh ajaib, bukan laki-laki maupun perempuan. Roh dalam drama ini bisa mengambil bentuk apa saja yang mereka inginkan - mereka bisa muncul sebagai api, angin, musik, atau bahkan terlihat seperti manusia!

Mengapa Prospero memaafkan saudaranya?

Prospero menyadari bahwa tetap marah hanya menyakiti dirinya sendiri. Ketika dia melihat betapa baiknya Miranda dan bagaimana Ariel bisa merasakan belas kasih, dia mengerti bahwa memaafkan akan membuatnya lebih bahagia daripada balas dendam.

Apa yang terjadi pada Ariel di akhir cerita?

Prospero membebaskan Ariel sebagai hadiah karena telah membantunya. Ariel terbang pergi untuk menikmati kebebasan selamanya, mungkin masih menari secara tak terlihat di pulau ajaib.