Seekor anjing kehilangan tulang yang nyata saat mengejar bayangan, belajar untuk menghargai apa yang dimilikinya.
Seekor anjing kehilangan tulang yang nyata saat mengejar bayangan, belajar untuk menghargai apa yang dimilikinya.
Penulis: Aesop
Tema: contentment, critical thinking, gratitude
Pada zaman dahulu, di suatu siang yang cerah, seekor anjing lapar berjalan menyusuri jalan setapak di tepi sungai dengan tulang lezat di mulutnya. Ia menemukannya setelah pencarian yang panjang.
Anjing itu pun bangga dengan hasil tangkapannya. Saat ia mencapai sebuah jembatan kayu, ia melihat ke bawah ke dalam air. Sungai itu mengalir sehalus kaca, dan di dalamnya ia melihat
bentuk seekor anjing lain yang membawa tulang yang tampak lebih besar dari miliknya. Ia tidak mengerti bahwa anjing lain itu hanyalah bayangannya sendiri.
Pikiran serakah memenuhi benaknya. 'Jika aku ambil tulang itu juga, aku akan memiliki dua,' katanya pada diri sendiri. Tanpa berpikir, ia membuka mulutnya untuk menggonggong.
Tulang itu terlepas dari rahangnya, jatuh ke dalam sungai, dan tenggelam tak terlihat. Air beriak, bayangan itu lenyap, dan jembatan itu tiba-tiba menjadi sunyi.
Anjing itu menatap ke arah tulang itu, terkejut dan menyesal. Ia telah menukar sesuatu yang nyata dengan sesuatu yang tidak pernah ada. Mengibaskan air dari kumisnya,
ia berjalan lagi, sedikit lebih bijak dari sebelumnya, dan memutuskan bahwa lain kali ia akan bersyukur atas apa yang dimilikinya dan tidak tertipu oleh bayangan.
Suasana ceria, lingkungan aman, warna-warna hangat, ramah anak. Suasana hati yang gembira, penuh warna, aneh, cocok untuk anak-anak usia 3-6 tahun.
Anjing dan Bayangannya
Dongeng Aesop, 'Anjing dan Bayangannya', menyampaikan pelajaran abadi tentang bahaya keserakahan dan pentingnya menghargai apa yang kita miliki. Melalui cerita tentang seekor anjing yang kehilangan tulangnya demi ilusi hadiah yang lebih besar, pembaca diingatkan untuk puas dengan harta sejati dalam hidup mereka.
Tentang Aesop
Aesop adalah seorang pendongeng Yunani kuno yang diyakini hidup antara abad ke-6 dan ke-5 SM. Terkenal dengan kumpulan dongengnya, cerita-cerita Aesop sering menampilkan hewan dan menyampaikan pelajaran moral penting, menjadikannya alat pendidikan yang abadi untuk anak-anak dan orang dewasa.
Nilai
Keserakahan dapat menyebabkan kehilangan
Hargai apa yang Anda miliki
Jangan tertipu oleh penampilan
Aktivitas
🎨Gambar seekor anjing dan tulangnya
💬Buat cerita tentang hewan lain yang belajar pelajaran
✨Diskusikan tentang apa artinya menjadi serakah
FAQ
❓Apa pelajaran utama dari 'Anjing dan Bayangannya'?
Pelajaran utamanya adalah bahwa keserakahan dapat menyebabkan kita kehilangan apa yang sudah kita miliki dalam mengejar sesuatu yang hanya ilusi.
❓Bisakah dongeng ini digunakan untuk mengajar anak-anak?
Ya, ini efektif mengajarkan anak-anak nilai menghargai, kepuasan, dan berhati-hati terhadap apa yang mereka inginkan.
❓Apa moral lain yang bisa diambil dari dongeng ini?
Moral tambahan termasuk pentingnya berpikir sebelum bertindak dan pentingnya menghargai kenyataan daripada penampilan.